Skip to main content

MAKALAH KEPARIWISATAAN Sapta Pesona Pariwisata

MAKALAH KEPARIWISATAAN
Sapta Pesona Pariwisata
DOSEN PENGAMPU : AGUS MUDYASTOMO, M.Hum



Oleh :
Arif Gunawan (09416241023)


PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselesaikannya makalah yang berjudul “Sapta Pesona Pariwisata”. Makalah yang masih perlu dikembangkan lebih jauh ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang membacanya.
Makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi salah satu tugas mata kuliah Kepariwisataan pada prodi Pendidikan IPS di Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Secara garis besar makalah ini membahas pengertian definisi, tujuan, dan manfaat sapta pesona pariwisata.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada bapak Agus Widyastomo, M. Hum. selaku dosen pengampu mata kuliah Kepariwisataan. Kami menyadari bahwa makalah ini masih memiliki kekurangan, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif, terutama dari Bapak pembimbing dan teman-teman.
           
Yogyakarta, 22 Desember 2010


Penulis









BAB I
                                                            PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Beberapa tahun yang lalu industri pariwisata di Indonesia sempat mengalami kenaikan yang signifikan jika dibandingkan dengan industri pariwisata sekarang, memang secara kuantitas jumlah wisatawan terus meningkat, namun seharusnya sudah lebih jauh dari itu. Pada program Visit Indonesia Year 1991 dahulu dikampanyekan program Sapta Pesona. Hal tersebut menunjukkan hasil yang memuaskan terbukti dengan terlampuinya target kunjungan wisata. Pada tahun 1991 badak bercula satu binatang khas daerah Ujung Kulon, Jawa Barat digunakan sebagai maskot tahun kunjungan Indonesia 1991 (Visit Indonesia Year 1991). Ini merupakan kampanye promosi pariwisata Indonesia ke seluruh dunia oleh Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi (sekarang: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata). Pada program Visit Indonesia 2008 sekarang ini agaknya patut diingatkan kampanye yang sama, agar program pembangunan pariwisata Indonesia dapat berjalan dengan baik dan dapat menunjukkan hasil yang nyata bagi pembangunan nasional serta tidak dijalankan dengan setengah hati oleh segenap lapisan elemen bangsa. Tujuan diselenggarakan program Sapta Pesona adalah untuk meningkatkan kesadaran, rasa tanggung jawab segenap lapisan masyarakat, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat luas untuk mampu bertindak dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.
B.     Rumusan masalah
1.      Apa definisi sapta pesona?
2.      Apa tujuan dan manfaat sapta pesona?
3.      Bagaimana cara menumbuhkan sapta pesona?
C.     Tujuan penulisan
1.      Mengetahui apa definisi sapta pesona
2.      Mengetahui apa tujuan dan manfaat sapta pesona
3.      Mengetahui bagaimana cara menumbuhkan sapta pesona


BAB II
PEMBAHASAN
  1. DEFINISI SAPTA PESONA
Sadar Wisata dapat didefinisikan sebagai sebuah konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di suatu wilayah dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sapta Pesona merupakan jabaran konsep Sadar Wisata yang terkait dengan dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah dalam upaya untuk menciptakan lingkungan dan suasana kondusif yang mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata melalui perwujudan tujuh unsur dalam Sapta Pesona tersebut.
Logo Sapta Pesona berbentuk matahari tersenyum yang menggambarkan semangat hidup dan kegembiraan. Tujuh sudut pancaran sinar yang tersusun rapi di sekeliling matahari menggambarkan unsur-unsur Sapta Pesona yang terdiri dari : unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.
1.      AMAN
Pengertian Suatu kondisi lingkungan di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang memberikan rasa tenang, bebas dari rasa takut dan kecemasan bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.
Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain :
  • Tidak menganggu kenyamanan wisatawan
  • Menolong dan melindungi wisatawan
  • Menunjukkan sifat bersahabat terhadap wisatawan
  • Memelihara keamanan lingkungan
  • Membantu memberi informasi kepada wisatawan
  • Menjaga lingkungan yang bebas dari bahaya penyakit menular
  • Meminimalkan resiko kecelakaan dalam penggunaan fasilitas publik
2.      TERTIB
Pengertian kondisi lingkungan dan pelayanan di destinasi pariwisata/daerah tujuan wisata yang mencerminkan sikap disiplin yang tinggi serta kualitas fisik dan layanan yang konsisten dan teratur serta efisien sehingga memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.
Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain:
  • Mewujudkan budaya antri
  • Memelihara lingkungan dengan mentaati peraturan yang berlaku
  • Disiplin waktu/tepat waktu
  • Serba jelas, teratur, rapi dan lancar
3.      BERSIH
Suatu kondisi lingkungan serta kualitas produk dan pelayanan di destinasi pariwisata/daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang sehat/hygienik sehingga memberikan rasa nyaman dan senang bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.
Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain :
  • Tidak membuang sampah sembarangan
  • Menjaga kebersihan lingkungan objek wisata
  • Menjaga lingkungan yang bebas dari polusi udara
  • Menyiapkan sajian makanan dan minuman yang higienis
  • Menyiapkan perlengkapan penyajian makanan dan minuman yang bersih
  • Pakaian dan penampilan petugas bersih dan rapi.
4.   SEJUK
Suatu kondisi di destinasi pariwisata/daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang sejuk dan teduh yang akan memberikan perasaan nyaman bagi wisatawan dalam melakukan kunjungannya ke daerah tersebut.
Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain :
  • Melaksanakan penghijauan dengan menanam pohon
  • Memelihara penghijauan di lingkungan objek wisata
  • Menjaga kondisi sejuk dalam berbagai area di daerah tujuan wisata
5.   INDAH
Suatu kondisi di daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang indah dan menarik dan memberikan kesan yang mendalam bagi wisatawan sehingga mewujudkan potensi kunjungan ulang serta mendorong promosi ke pasar wisatawan yang lebih luas
Bentuk Aksi yang perlu diwujudkan antara lain :
  • Menjaga objek wisata dalam tatanan yang estetik, alami dan harmoni
  • Menata lingkungan secara teratur
Menjaga keindahan vegetasi, tanaman hias dan peneduh.
6.      RAMAH
Suatu kondisi lingkungan yang bersumber dari sikap masyarakat di destinasi pariwisata yang mencerminkan suasana yang akrab dan terbuka.
Bentuk Aksi yang perlu diwujudkan :
  • Bersikap sebagai tuan rumah yang baik serta selalu membantu wisatawan
  • Memberi informasi tentang adat istiadat secara sopan
  • Menunjukkan sikap menghargai dan toleransi terhadap wisatawan
  • Memberikan senyum yang tulus

7. KENANGAN
Suatu bentuk pengalaman yang berkesan di destinasi pariwisata yang akan memberikan rasa senang dan kenangan yang indah bagi wisatawan.
  • Bentuk aksi yang perlu diwujudkan :
  • Menggali dan mengangkat keunikan budaya local
  • Menyajikan makanan dan minuman khas lokal yang bersih dan sehat
  • Menyediakan cinderamata yang menarik, unik/khas serta mudah dibawa
  1. TUJUAN DAN MANFAAT SAPTA PESONA
Sadar wisata merupakan bagian akar pohon pariwisata, dalam artian bahwa sadar wisata menjadi dasar atau fondasi yang kuat sehingga pohon pariwisata tumbuh dengan kuat. Sadar wisata juga merupakan kekuatan dalam unit-unit kerja yang menduung organisasi pariwisata. Pesona adalah merupakan kebijakan dalam dunia pariwisata tanah air. Melalui Sapta Pesona, diharapkan terwujudkan suasana kebersamaan semua pihak untuk terciptanya lingkungan alam dan budaya budaya luhur bangsa. Dahulu masyarakat mengenal Kelompok Sadar Wisata dan merasakan pentingnya program tersebut. Program ini menggambarkan partisipasi dan dukungan segenap masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi berkembangnya kepariwisataan di suatu destinasi wilayah.
Sapta Pesona bertujuan; (1) meningkatkan pemahaman segenap komponen masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik dalam mewujudkan iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya pariwisata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (2) Menggerakkan dan memotivasi kemampuan serta kesempatan masyarakat sebagai wisatawan untuk menggali dan mencintai tanah air.



Cara menumbuhkan sapta pesona ada berbagai macam, diantaranya adalah:
  1. Harus ada kesadaran akan adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban
Kita harus selalu sadar bahwa setiap perilaku kita dalam bergaul dengan wisatawan di daerah wisata apa pasti akan menimbulkan hak dan kewajiban masing- masing yang harus dijalankan dengan seimbang dan selaras.
  1. Membanngun sistem keamanan yang kuat
Sistem keamanan bisa dibangun dan direncanakan mulai dari hal yang kecil dan dari lingkup yang kecil juga, misalnya sikap disiplin dalam berbagai hal
  1. Ketaatan pada hukum
Taat pada hukum artinya bahwa negara kita adalah negara hukum dan kita harus menjunjung tinggi dan menjaga sistem hukum yang ada agar keberadaannya mampu melindungi hak dan kewajiban wisatawan
  1. Disiplin dalam melakukan segala sesuatu
Setiap warga masyarakat diharapkan mampu disiplin baik secara individu maupun dalam interaksi dengan orang lain terutama wisatawan dimanapun sehingga akan menumbuhkan rasa saling menghargai yang secara tidak langsung memberikan rasa aman bagi wisatawan
A.    Manfaat sapta pesona
Sapta pesona memberikan manfaat yang beraneka ragam, diantaranya:
  1. Menumbuhkan citra positif bagi daerah tujuan wisata
  2. Keinginan berkunjung bagi wisatawan semakin besar
  3. Terciptanya keharmonisan dan keteraturan
  4. Terbentuknya masyarakat yang berbudaya baik
  5. Mencegah terjadinya konflik
  6. Meningkatkan rasa saling percaya







BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sapta Pesona merupakan penjabaran dari konsep sadar wisata yang terkait dengan dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah atau penyelenggara pariwisata dalam upayanya menciptakan lingkungan yang mendukung dan suasana yang kondusif agar mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata melalui perwujudan tujuh unsur yang terdapat dalam sapta pesona
B.  Saran
Kita harus wajib menjadi daerah tujuan wisata yang mampu memberikan nilai nilai dari tujuh unsur sapta pesna wisata







DAFTAR PUSTAKA
Diakses dari http://id.wikipedia.org pada tanggal 17 desember 2010
Caniago, Yasmen. 2010. Konsep Dasar Wisata dan Sapta Pesona. Diakses dari http://wisatakandi.blogspot.com pada tanggal 17 desember 2010.
Ichsan. 2008. Makna Logo Sapta Pesona. Diakses dari http://tunas63.wordpress.com pada tanggal 17 desember 2010.
Saksono, Arie. 2009. Sapta Pesona dan Citra Destinasi. Dikses dari http://ariesaksono.wordpress.com pada tanggal 17 desember 2010.


Popular posts from this blog

MAKALAH PEREKONOMIAN INDONESIA Sistem Ekonomi

MAKALAH PEREKONOMIAN INDONESIA Sistem Ekonomi



Disusun oleh: 1.Ana Farkhana L L       (09416241028) 2.Eni Murwati                (09416241038) 3.Dwi Oktaviani N        (09416241048) 4.Fibriani Setyaningrum (09416241049)

PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010
KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselesaikannya makalah yang berjudul “Sistem Ekonomi”. Makalah yang masih perlu dikembangkan lebih jauh ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang membacanya. Makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi salah satu tugas mata kuliah Perekonomian Indonesia pada prodi Pendidikan IPS di Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Secara garis besar makalah ini membahas pengertian sistem ekonomi dan macam-macam sistem ekonomi. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Ibu Anik Widiastuti, S.Pd selaku dosen pengampu mata kuliah Perekonomian Indonesia. Kami menyadari bahwa maka…

Makalah Sektor Pertanian di Indonesia

SEKTOR PERTANIAN (PEREKONOMIAN INDONESIA)



Disusun Oleh Revianandha Pratama             09416241001                                            Rahmah Pratiwi                      09416241006 Anggi Titis Mahandra             09416241035 Riyan Waskito                                    09416241036

PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010




KATA PENGANTAR
          Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselesaikannya makalah yang berjudul “Sektor Pertanian”. Makalah yang masih perlu dikembangkan lebih jauh ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang membacanya. Makalah ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Perkonomian Indonesia, secara garis besar membahasDefinisi Sektor Pertanian dan Subsektor Pertanian,

Makalah Demokrasi Parlementer

BAB I PENDAHULUAN
.LATAR BELAKANG Kemerdekaan bangsa Indonesia adalah cita- cita rakyat Indonesia yang telah  berasil dicapai, walaupun hal itu harus dicapai dengan segala kesulitan dan pengorbanan seluruh rakyat Indonesia pada saat itu. Namun walaupun telah merdeka dan diakui di mata dunia, bangsa Indonesia pada saat itu menghadapi harus menentukan masa depannya sendiri . pda masa itu di samping kemerdekaan telah diraih disisi lain banuyak terdapat kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, dan tradisi-tradisi otoriter , maka banyak hal yang bergantung pada kearifan dan nasib baik pemimpin negri. Dalam tahun 1950 kendali pemerintah masih di tangan kaum nasionalis perkotaan dari generasiyang lebih tua dari partai- partai sekuler. Masalah- masalah social yang dihadapi bangsa Indonesia setelah terlepas dari belenggu penjajah, sisa- sisa penderitaan rakyat mendorong para elite negri untuk segera melakukan penataan dalam hal pemerintahan dan institusi.  Dari belanda dan jepang Indonesia mewari…